blognya para pecinta ikan

Ikan Hias

Budidaya Ikan Guppy

Guppy (Poecilia reticulata) berasal dari Trinidad, Barbados, Guyana, Brasil, dan Asia Tenggara. asal nama ikan guppy adalah penemunya sendiri yaitu DR. Robert Lechmere Guppy. Ikan yang bersifat omnivore ini dapat berkembangbiak  secara optimal pada suhu sekitar 25-28° C, pH sekitar 7,0 dan kekerasan 20° dH.

Untuk membedakan induk betina dan jantan tidak sulit. Warna dan morfologi tubuh jantan jauh lebih bagus dibanding betina. Sirip-sirip pada jantan lebih panjang dan lebih lebar. Secara praktis,untuk membudidayakan ikan guppy dapat dikatakan mudah baik dari segi perkawinan (pemijahan) maupun jenis pakan yang diberikan. Pemijahan ini dapat dilakukan secara masal dengan perbandingan jantan betina 1 : 2. Dalam wadah diberi tanaman air seperti hidrilla (ganggang) sebagai tempat persembunyian anak ikan. secara teknis pemberian pakan dapat diberikan pelet halus 3 kali sehari untuk induk maupun anakan guppy namun untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal anakan ikan guppy berumur dibawah 10 hari diberi pakan alami berupa kutu air, cacing sutera maupun artemia. Anakan ikan guppy berumur 1,5 bulan sudah dapat melakukan reproduksi. oleh karena cepatnya masa reproduksi, ikan ini sering disebut ikan seribu.

Dari beberapa sumber, sperma induk jantan dapat bertahan dalam tubuh induk betina hingga enam bulan. Ini berarti selama enam bulan induk betina masih dapat melahirkan anak walaupun tidak dikawini induk jantan.

Iklan

Ikan Putak dan Ikan belida

ikan putak

    ikan putak (Notopterus notopterus) sepintas mirip dengan ikan belida (Notopterus chitala H.B.). namun jika dibandingkan dengan teliti banyak terdapat perbedaan pada kedua ikan ini. kedua jenis ikan ini termasuk ikan nokturnal atau aktif mencari makan pada malam hari. waktu yang tepat untuk mencari ikan ini adalah mendekati matahari terbenam hingga tengah malam. umpan yang biasa digunakan untuk memancing ikan ini adalah udang hidup.

ikan belidaikan belida

       kedua ikan ini masih dalam satu genus. tidak seperti ikan belida yang dalam banyak kajian dinyatakan terancam punah, kehadiran ikan putak masih cukup banyak di perairan umum. kedua jenis ikan ini hidup di perairan rawa yang tersebar di beberapa pulau di indonesia seperti sumatera, bangka, dan kalimantan.

       di sumatera selatan jenis belida dahulunya di jadikan bahan pembuatan empek-empek dan kerupuk. Namun karena jumlahnya yang semakin sedikit di alam, ikan belida sekarang lebih cendrung dikoleksi untuk ikan hias melihat dari corak dan bentuk tubuhnya yang unik serta mempunyai harga ekonomis tinggi. info terakhir yang kami dapatkan bahwa ikan belida telah dicoba untuk dibudidayakan di Balai Budidaya Air Tawar Jambi (Eko Priyono)